h1

JADWAL TANDING AREMA 2009/2010

9 Oktober, 2009

Jadwal Pertandingan Arema di ISL 2009 – 2010

*JADWAL BISA DIRUBAH SEWAKTU2 n SEENAKNYA Oleh: BLI ATAU PSSI…

OKTOBER 2009

11 – AREMA  (1)  Vs  (0) Persija Jakarta

14 – AREMA (0)  Vs  (0) PSPS Pekanbaru

22 – Bontang FC (1) Vs (2) AREMA

25 – Persisam Samarinda (0) Vs (1) AREMA

NOPEMBER 2009

28 – Persitara Jakarta Utara Vs AREMA

DESEMBER 2009

2 – Pelita Jaya Vs AREMA

6 – AREMA Vs Persiwa Wamena

9 – AREMA Vs Persipura Jayapura

12 – Persijap Jepara Vs AREMA

16 – Persela Lamongan Vs AREMA

19 – AREMA Vs Persib Bandung

23 – AREMA Vs Sriwijaya FC

JANUARI 2010

10 – AREMA Vs Persema

16 – Persebaya Surabaya Vs AREMA

19 – Persik Kediri Vs AREMA

24 – AREMA Vs Persiba Balikpapan

27 – AREMA Vs PSM Makassar

PEBRUARI 2010

6 – Persiba Balikpapan Vs AREMA

10 – PSM Makassar Vs AREMA

17 – AREMA Vs Persik Kediri

21 – AREMA Vs Persebaya Surabaya

24 – Persema Vs AREMA

MARET 2010

14 – Persib Bandung Vs AREMA

17 – Sriwijaya FC Vs AREMA

21 – AREMA Vs Persijap Jepara

24 – AREMA Vs Persela Lamongan

APRIL 2010

4 – Persiwa Wamena Vs AREMA

7 – Persipura Jayapura Vs AREMA

11 – AREMA Vs Persitara Jakarta Utara

15 – AREMA Vs Pelita Jaya

MEI 2010

16 – AREMA Vs Bontang FC

23 – AREMA Vs Persisam Samarinda

27 – PSPS Pekanbaru Vs AREMA

30 – Persija Jakarta Vs AREMA

*akan di update setiap selesai pertandingan

Jadwal Lengkap Pertandingan ISL 2009-20010 rev dan live

—————————————————————————————

Persaudaraan AREMA tidak mengenal batas SARA ASHARI (Suku, Ras, Agama dan Harga Diri)

Arema Tidak Kemana-mana, namun ada di mana-mana

dan membawa manfaat bagi Siapa Saja.

Kabeh ae sing ngroso Arema di mananapun umak berada,

yuk pul-kumpul ndik milise Keluarga Besar Arema sak ndunyo.

Kepingin nggdabyah boso walikan, Nggdabrus bal-balan, guyon, cerito paitun gundul, atau memberi informasi apapun ganok sing nglarang.

Sing penting ojok ngirim iklan/promosi/arisan/MLM .

Ayo rek segera nggabung dengan kirim email kosong ke :

arema-subscribe@yahoogroups.com

h1

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1430H Untuk Daerah Malang

20 Agustus, 2009

Klik disini untuk mendownloadnya

h1

Profile Malang Raya

20 Februari, 2009

PROFIL MALANG RAYA

Malang Raya merupakan daerah yang terbagi menjadi 3 bagian yaitu Kota Malang, Kabupaten Malang dan yang terakhir adalah Kota Batu yang dulu merupakan bagian dari Kabupaten Malang.

Malang Raya adalah daerah yang berkembang dan mempunyai beragam potensi yaitu Sumber Daya Alam, Sumber Daya Manusia dan Ekonomi. Bidang-bidang usaha yang ada mampu memberikan pemasukan daerah dan peningkatan sarana dan prasarana untuk memenuhi kebutuhan daerah Malang dan sekitarnya.

Kondisi Malang Raya ini sangat memungkinkan untuk perkembangan usaha-usaha yang manghasilkan, karena potensi yang mendukung. Seperti Wisata, Pendidikan, Hotel dan lain-lain, saling berkitan erat antar satu dengan yang lainnya.

Sekilas Kota Malang
Kota malang seperti kota-kota lain di Indonesia pada umumnya baru tumbuh dan berkembang setelah hadirnya pemerintah kolonial Belanda. Fasilitas umum di rencanakan sedemikian rupa agar memenuhi kebutuhan keluarga Belanda. Kesan diskriminatif itu masih berbekas hingga sekarang. Misalnya Ijen Boulevard kawasan sekitarnya. hanya dinikmati oleh keluarga- keluarga Belanda dan Bangsa Eropa lainnya, sementara penduduk pribumiharus puas bertempat tinggal di pinggiran kota dengan fasilitas yang kurang memadai. Kawasan perumahan itu sekarang bagai monumen yang menyimpan misteri dan seringkali mengundang keluarga-keluarga Belanda yang pernah bermukim disana untuk bernostalgia.

Pada Tahun 1879, di Kota Malang mulai beroperasi kereta api dan sejak itu Kota Malang berkembang dengan pesatnya. Berbagai kebutuhan masyarakatpun semakin meningkat terutama akan ruang gerak melakukan berbagai kegiatan. Akibatnya terjadilah perubahan tata guna tanah, daerah yang terbangun bermunculan tanpa terkendali. Perubahan fungsi lahan mengalami perubahan sangat pesat, seperti dari fungsi pertanian menjadi perumahan dan industri.

Sejalan perkembangan tersebut di atas, urbanisasi terus berlangsung dan kebutuhan masyarakat akan perumahan meningkat di luar kemampuan pemerintah, sementara tingkat ekonomi urbanis sangat terbatas, yang selanjutnya akan berakibat timbulnya perumahan-perumahan liar yang pada umumnya berkembang di sekitar daerah perdagangan, di sepanjang jalur hijau, sekitar sungai, rel kereta api dan lahan-lahan yang dianggap tidak bertuan. Selang beberapa lama kemudian daerah itu menjadi perkampungan, dan degradasi kualitas lingkungan hidup mulai terjadi dengan segala dampak bawaannya. Gejala-gejala itu cenderung terus meningkat, dan sulit dibayangkan apa yang terjadi seandainya masalah itu diabaikan.

Sekilas Sejarah Pemerintahan
1. Malang merupakan sebuah Kerajaan yang berpusat di wilayah Dinoyo, dengan rajanya Gajayana.
2. Tahun 1767 Kompeni memasuki Kota
3. Tahun 1821 kedudukan Pemerintah Belanda di pusatkan di sekitar kali Brantas
4. Tahun 1824 Malang mempunyai Asisten Residen
5. Tahun 1882 rumah-rumah di bagian barat Kota di dirikan dan Kota didirikan alun-alun di bangun.
6. 1 April 1914 Malang di tetapkan sebagai Kotapraja
7. 8 Maret 1942 Malang diduduki Jepang
8. 21 September 1945 Malang masuk Wilayah Republik Indonesia
9. 22 Juli 1947 Malang diduduki Belanda
10. 2 Maret 1947 Pemerintah Republik Indonesia kembali memasuki Kota Malang.
11. 1 Januari 2001, menjadi Pemerintah Kota Malang.

Kota Malang mempunyai julukan yaitu paris van java, kota pesiar, kota peristirahatan, kota pendidikan, kota militer, kota sejarah dan kota bunga.

Sekilas Kabupaten Malang
Kabupaten Malang adalah salah satu Kabupaten di Indonesia yang terletak di Propinsi Jawa Timur dan merupakan Kabupaten yang terluas wilayahnya dari 37 Kabupaten/ Kotamadya yang ada di Jawa Timur. Hal ini didukung dengan luas wilayahnya 3.348 km atau sama dengan 334.800 ha dan jumlah penduduknya 2.346.710 (terbesar kedua setelah Kotamadya Surabaya). Kabupaten Malang juga dikenal sebagai daerah yang kaya akan potensi diantaranya dari pertanian, perkebunan, tanaman obat keluarga dan lain sebagainya. Disamping itu juga dikenal dengan obyek-obyek wisatanya.

Sejarah Kabupaten Malang
Ketika kerajaan Singhasari dibawah kepemimpinan Akuwu Tunggul Ametung yang beristrikan Ken Dedes, kerajaan itu dibawah kekuasaan Kerajaan Kediri. Pusat pemerintahan Singhasari saat itu berada di Tumapel. Baru setelah muncul Ken Arok yang kemudian membunuh Akuwu Tunggul Ametung dan menikahi Ken Dedes, pusat kerajaan berpindah ke Malang , setelah berhasil mengalahkan Kerajaan Kediri. Kediri saat itu jatuh ke tangan Singhasari dan turun statusnya menjadi kadipaten. Sementara Ken Arok mengangkat dirinya sebagai raja yang bergelar Prabu Kertarajasa Jayawardhana atau Dhandang Gendhis (1185 – 1222).
Kerajaan ini mengalami jatuh bangun. Semasa kejayaan Mataram, kerajaan-kerajaan di Malang jatuh ke tangan Mataram, seperti halnya Kerajaan Majapahit. Sementara pemerintahan pun berpindah ke Demak disertai masuknya agama Islam yang dibawa oleh Wali Songo. Malang saat itu berada di bawah pemerintahan Adipati Ronggo Tohjiwo dan hanya berstatus kadipaten. Pada masa-masa keruntuhan itu, menurut Folklore, muncul pahlawan legendaris Raden Panji Pulongjiwo. Ia tertangkap prajurit Mataram di Desa Panggungrejo yang kini disebut Kepanjen (Kepanji-an). Hancurnya kota Malang saat itu dikenal sebagai Malang Kutho Bedhah.
Bukti-bukti lain yang hingga sekarang merupakan saksi bisu adalah nama-nama desa seperti Kanjeron, Balandit, Turen, Polowijen, Ketindan, Ngantang dan Mandaraka. Peninggalan sejarah berupa candi-candi merupakan bukti konkrit seperti :
Candi Kidal di Desa Kidal Kec. Tumpang yang dikenal sebagai tempat penyimpanan jenazah Anusapati.
Candi Singhasari di Kec.
Singosari sebagai penyimpanan abu jenazah Kertanegara.
Candi Jago / Jajaghu di Kec. Tumpang merupakan tempat penyimpanan abu jenazah Wisnuwardhana.

Pada zaman VOC, Malang merupakan tempat strategis sebagai basis perlawanan seperti halnya perlawanan Trunojoyo (1674 – 1680) terhadap Mataram yang dibantu VOC. Menurut kisah, Trunojoyo tertangkap di Ngantang. Awal abad XIX ketika pemerintahan dipimpin oleh Gubernur Jenderal, Malang seperti halnya daerah-daerah di nusantara lainnya, dipimpin oleh Bupati.
Bupati Malang I adalah Raden Tumenggung Notodiningrat I yang diangkat oleh pemerintah Hindia Belanda berdasarkan resolusi Gubernur Jenderal 9 Mei 1820 Nomor 8 Staatblad 1819 Nomor 16. Kabupaten Malang merupakan wilayah yang strategis pada masa pemerintahan kerajaan- kerajaan. Bukti-bukti yang lain, seperti beberapa prasasti yang ditemukan menunjukkan daerah ini telah ada sejak abad VIII dalam bentuk Kerajaan Singhasari dan beberapa kerajaan kecil lainnya seperti Kerajaan Kanjuruhan seperti yang tertulis dalam Prasasti Dinoyo. Prasasti itu menyebutkan peresmian tempat suci pada hari Jum`at Legi tanggal 1 Margasirsa 682 Saka, yang bila diperhitungkan berdasarkan kalender kabisat jatuh pada tanggal 28 Nopember 760. Tanggal inilah yang dijadikan patokan hari jadi Kabupaten Malang. Sejak tahun 1984 di Pendopo Kabupaten Malang ditampilkan upacara Kerajaan Kanjuruhan, lengkap berpakaian adat zaman itu, sedangkan para hadirin dianjurkan berpakaian khas daerah Malang sebagaimana ditetapkan.

Sekilas Kota Batu
6 Maret 1993
Kota administrasi Batu dibentuk dan diresmikan (sebelumnya merupakan kecamatan bagian wilayah Kabupaten Malang).

10 April 1995
Surat persetujuan DPRD Kab. Malang dan bupati Malang tentang peningkatan status kotif Batu menjadi kotamadya Batu

11 April 1995
Pengusulan kepada gubernur tentang peningkatan status kotif menjadi kotamadya.

6 Juni 1996
Dengan persetujuan DPRD kota Malang dan surat bupati Malang disertai surat Pembantu Gubernur di Malang, Batu mengusulkan peningkatan status dari Kotif menjadi kotamadya ke gubernur Jawa Timur.

12 Januari 2001
Melalui proses yang panjang, maka setelah pemilu 1999 terbit Keputusan Presiden Republik Indonesia tentang penetapan Jumlah dan Tata Cara Pengisian Keanggotaan DPRD propinsi dan Kabupaten/Kota.

28 Februari 2001
Keputusan Menteri Dalam negeri dan Otonomi Daerah pada tentang petunjuk Pelaksanaan Penetapan Jumlah dan Tata Cara Pengisian Keanggotaan DPRD Propinsi dan Kabupaten / Kota.

21 Juni 2001
Batu resmi menjadi Kota berdasarkan UU No 11 Tahun 2001 tentang Pembentukan Kota Batu

Sejarah Kota Batu
Sejak abad ke-10, wilayah Batu dan sekitarnya telah dikenal sebagai tempat peristirahatan bagi kalangan keluarga kerajaan, karena wilayah adalah daerah pegunungan dengan kesejukan udara yang nyaman, juga didukung oleh keindahan pemandangan alam sebagai ciri khas daerah pegunungan.

Pada waktu pemerintahan Raja Sindok , seorang petinggi Kerajaan bernama Mpu Supo diperintah Raja Sendok untuk membangun tempat peristirahatan keluarga kerajaan di pegunungan yang didekatnya terdapat mata air. Dengan upaya yang keras, akhirnya Mpu Supo menemukan suatu kawasan yang sekarang lebih dikenal sebagai kawasan Wisata Songgoriti.

Atas persetujuan Raja, Mpu Supo yang konon kabarnya juga sakti mandraguna itu mulai membangun kawasan Songgoriti sebagai tempat peristirahatan keluarga kerajaan serta dibangunnya sebuah candi yang diberi nama Candi Supo.

Sebagaimana keinginan Raja, ditempat peristirahatan tersebut terdapat sumber mata air yang mengalir dingin dan sejuk seperti semua mata air di wilayah pegunungan. Mata air dingin tersebut sering digunakan mencuci keris-keris yang bertuah sebagai benda pusaka dari kerajaan Sendok. Oleh karena sumber mata air yang sering digunakan untuk mencuci benda-benda kerajaan yang bertuah dan mempunyai kekuatan supranatural (Magic) yang maha dasyat, akhirnya sumber mata air yang semula terasa dingin dan sejuk akhirnya berubah menjadi sumber air panas. Dan sumber air panas itupun sampai saat ini menjadi sumber abadi di kawasan Wisata Songgoriti.

Wilayah Kota Batu yang terletak di dataran tinggi di kaki Gunung Panderman dengan ketinggian 700 sampai 1100 meter di atas permukaan laut, berdasarkan kisah-kisah orang tua maupun dokumen yang ada maupun yang dilacak keberadaannya, sampai saat ini belum diketahui kepastiannya tentang kapan nama “B A T U” mulai disebut untuk menamai kawasan peristirahatan tersebut.

Dari beberapa pemuka masyarakat setempat memang pernah mengisahkan bahwa sebutan Batu berasal dari nama seorang ulama pengikut Pangeran Diponegoro yang bernama Abu Ghonaim atau disebut sebagai Kyai Gubug Angin yang selanjutnya masyarakat setempat akrab menyebutnya dengan panggilan Mbah Wastu.

Dari kebiasaan kultur Jawa yang sering memperpendek dan mempersingkat mengenai sebutan nama seseorang yang dirasa terlalu panjang, juga agar lebih singkat penyebutannya serta lebih cepat bila memanggil seseorang, akhirnya lambat laun sebutan Mbah Wastu dipanggil Mbah Tu menjadi Mbatu atau batu sebagai sebutan yang digunakan untuk Kota Dingin di Jawa Timur.

Sedikit menengok ke belakang tentang sejarah keberadaan Abu Ghonaim sebagai cikal bakal serta orang yang dikenal sebagai pemuka masyarakat yang memulai babat alas dan dipakai sebagai inspirasi dari sebutan wilayah Batu, sebenarnya Abu Ghonaim sendiri adalah berasal dari Jawa Tengah. Abu Ghonaim sebagai pengikut Pangeran Diponegoro yang setia, dengan sengaja meninggalkan daerah asalnya Jawa Tengah dan hijrah di kaki Gunung Panderman untuk menghindari pengejaran dan penangkapan dari serdadu Belanda (Kompeni)

Abu Ghonaim atau Mbah Wastu yang memulai kehidupan buruknya bersama dengan masyarakat yang ada sebelumnya serta ikut berbagi rasa, pengetahuan dan ajaran yang diperolehnya semasa menjadi pengikut Pangeran Diponegoro.

Akhirnya banyak penduduk dan sekitarnya dan masyarakat yang lain berdatangan dan menetap untuk berguru, menuntut ilmu serta belajar agama kepada Mbah Wastu. Bermula mereka hidup dalam kelompok (komunitas) di daerah Bumiaji, Sisir dan Temas akhirnya lambat laun komunitasnya semakin besar dan banyak serta menjadi suatu masyarakat yang ramai.

Sebagai layaknya Wilayah Pegunungan yang wilayahnya subur, Batu dan sekitarnya juga memiliki Panorama Alam yang indah dan berudara sejuk, tentunya hal ini akan menarik minat masyarakat lain untuk mengunjungi dan menikmati Batu sebagai kawasan pegunungan yang mempunyai daya tarik tersendiri. Untuk itulah di awal abad 19 Batu berkembang menjadi daerah tujuan wisata, khususnya orang-orang Belanda, sehingga orang-orang Belanda itupun membangun tempat-tempat Peristirahatan (Villa) bahkan bermukim di Batu. Situs dan bangunan-bangunan peninggalan Belanda atau semasa Pemerintahan Hindia Belanda itupun masih berbekas bahkan menjadi aset dan kunjungan Wisata hingga saat ini.

Begitu kagumnya Bangsa Belanda atas keindahan dan keelokan Batu, sehingga bangsa Belanda mensejajarkan wilayah Batu dengan sebuah negara di Eropa yaitu Switzerland dan memberikan predikat sebagai De Klein Switzerland atau Swiss kecil di Pulau Jawa.

Peninggalan arsitektur dengan nuansa dan corak Eropa pada penjajahan Belanda dalam bentuk sebuah bangunan yang ada saat ini serta panorama alam yang indah di kawasan Batu sempat membuat Bapak Proklamator sebagai The Father Foundation of Indonesia yaitu Bung Karno dan Bung Hatta setelah Perang Kemerdekaan untuk mengunjungi dan beristirahat di kawasan Selecta Batu.

Sumber : http://malang.web.id/pariwisata.php

h1

JADWAL PERTANGDINGAN AKHIR AREMA PUTARAN 2

20 Februari, 2009

HARI TANGGAL KANDANG TANDANG TEMPAT SCORE
SABTU 28/02/2009 AREMA PERSIPURA Kanjuruhan 0 – 5
MINGGU 08/03/2009 AREMA PERSIWA Kanjuruhan 2 – 0
SABTU 14/03/2009 AREMA PERSELA Kanjuruhan 1 – 0
SENIN 23/03/2009 AREMA PERSIJA Kanjuruhan Tunda
SABTU 28/03/2009 PERSIBA AREMA Persiba -
RABU 01/04/2009 PUPUK KALTIM AREMA Mulawarman -
SENIN 27/04/2009 PSM AREMA Andi Mattalatta -
SABTU 02/05/2009 DELTRAS AREMA Gelora Delta -
SABTU 09/05/2009 AREMA PERSIB Kanjuruhan -
MINGGU 17/05/2009 AREMA PERSITARA Kanjuruhan -
KAMIS 21/05/2009 PSIS AREMA Jatidiri -
MINGGU 24/05/2009 PELITA JAYA AREMA Jalakharupat -
SABTU 06/06/2009 AREMA PERSITA Kanjuruhan -
SABTU 13/06/2009 AREMA PERSIJAP Kanjuruhan -
h1

Mohon Maaf Lahi Batin

27 September, 2008

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuhu….

Setelah berpuasa satu bulan lamanya kita melaksanakan ibadah syuam di bulan Ramadhan, ijinkan saya mengucapkan

Takobalallahu Minawaminku Takobalallah ya karimi…

Minal Aidzin Wal Faidzin…. Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Smoga amal kita selama Ramadhan di terima sehingga kita kembali suci, kembali fitri (bersih)… Amien.

Berikut ini beberapa hal yang di sunnahkan ketika hari raya.

  • Makan pada Hari Raya sebelum keluar rumah
    Anas Berkata, ” Rasullulah tidak pergi(ke tempat shalat) pada hari raya Fitri sehingga beliau memakan beberapa butir kurma.(dan beliau memakannya dalam jumlah ganjil) (Hadist Riwayat Imam bukhori & Muslim)
  • Beramal pada Hari Raya
  • Keluarnya Kaum Wanita dan Orang-orang yang Sedang Haid ke Tempat Shalat
  • Keluarnya Anak-anak Ke tempat Shalat

Oke itu dulu aja… report milah-milahnya lagian ini dah mau pulang kerja…. jadi kapan-kapan di sambung lagi….:)

h1

Semenit Saja untuk Di renungkan

8 Agustus, 2008

Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000 apabila dibawa ke masjid untuk disumbangkan; tetapi betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!

Betapa lamanya melayani Allah SWT selama lima belas menit namun
betapa singkatnya kalau kita melihat film.

betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namun
betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan pacar / teman
tanpa harus berpikir panjang-panjang.

Betapa asyiknya a pabila pertandingan bola diperpanjang waktunya ekstra namun
kita mengeluh ketika khotbah di masjid lebih lama sedikit daripada biasa.

Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar Al-qur’an tapi
betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris.

Betapa getolnya orang untuk duduk di depan dalam pertandingan atau konser namun
lebih senang berada di shaf paling belakang ketika berada di Masjid

Betapa mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu birahi semata, namun
alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama 30 hari ketika berpuasa.

Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu untuk sholat 5 waktu; namun
betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap pada
saat terakhir untuk event yang menyenangkan.


Betapa sulitnya untuk mempelajari arti yang
terkandung di dalam al qur’an; namun
betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada orang lain.

Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh koran namun
betapa kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci AlQuran.

Betapa Takutnya kita apabila dipanggil Boss dan cepat-cepat menghadapnya namun
betapa kita berani dan lamanya untuk menghadapNya saat kumandang azan menggema.

Betapa setiap orang ingin masuk sorga seandainya tidak perlu untuk percaya atau
berpikir,atau mengatakan apa-apa,atau
berbuat apa-apa.

h1

Tips Merawat Anthurium

7 Januari, 2008

1. Media Tanam

Media tanam untuk Anthurium berbeda-beda untuk masing-masing wilayah dengan iklim, suhu dan kelembaban juga kondisi bangunan dan penataan tanaman pada Green house ( bahan atap dan paranet ). Kami menggunakan campuran Akar Pakis ( kasar di bawah, lebih halus ke atas ) + Kompos ( dari bahan daun mahoni dan kotoran kambing ) + Sekam Bakar dengan perbandingan 3 : 1 : 1 . Untuk ukuran bibit bisa ditambahkan Cocopeat ( serabut kelapa ) untuk lebih menahan kandungan air tapi juga butuh perhatian khusus karena sering menggumpal yang mengakibatkan pertumbuhan akar kurang bagus.

2. Pupuk / Nutrisi Tanaman

Nutrisi yang diberikan untuk ukuran bibit dan remaja harus diperhatikan unsur N dari pada P dan K dengan kandungan C/N ratio lebih dari 10%. Untuk lebih memacu pertumbuhan akar dan daun bisa menggunakan pupuk Slowrelease ( banyak tersedia dipasaran ) bisa juga pupuk kemasan cair ( penggunaan dicampur dengan air pada penyiraman ). Berbeda untuk Anthurium bertongkol yang harus diperhatikan bahwa nutrisi untuk akar dan daun mulai dikurangi, yang harus dipacu adalah pertumbuhan tongkol menggunakan pupuk dengan unsur P dan K lebih tinggi dengan kandungan C/N rasio kurang dari 6%. Jadi kita harus memilih prioritas untuk memacu daun atau merangsang dan memacu pertumbuhan tongkol.

3. Menyiasati Tongkol pada Anthurium

Untuk dua tongkol pertama dan kedua ( tongkol latihan ) sebaiknya dipotong karena pasti penyerbukan kurang berhasil bahkan gagal sama sekali, baru mulai tongkol ketiga harus diperhatikan penyerbukan dengan dibantu dengan usapan kuas atau tangan apabila muncul serbuk sari pada tongkol. Untuk tujuan penyilangan harus dipilih karakter yang bagus dan karakter mana yang mau diambil dari induk pejantan dan betinanya. Hal ini tidak bisa secara instant menghasilkan varian baru yang berkualitas, harus banyak dilakukan eksperimen disertai pencatatan detail untuk prosentase dari bibit yang karakternya sesuai yang diinginkan. Harus diperhatikan dalam 1 indukan tidak boleh ada tongkol terlalu banyak, karena akan mengurangi nutrisi pada tongkol yang menyebabkan kualitas biji kurang bagus dan pertumbuhan tongkol pun terhambat.

4. Penyakit / Hama pada Anthurium

Penyakit pada tanaman Anthurium disebabkan oleh jamur, ulat, bakteri, suhu yang terlalu panas, terlalu lembab, atau terkena sinar matahari langsung. Penanganan penyakit harus tepat, harus dikenali terlebih dulu penyebabnya apakah jamur, bakteri atau ulat/ hama kecil lainnya, baru digunakan obat yang sesuai yang banyak terdapat di pasaran. Harus diperhatikan juga sirkulasi udara, intensitas sinar matahari dan kebersihan lingkungan dari Green House yang digunakan.

5. Merawat dan mengkilapkan daun Anthurium

Sekarang ini banyak sekali bahan pengkilap yang digunakan untuk daun anthurium. Kami menggunakan air dan kapas halus untuk pengelapan rutin, dan seminggu sekali kami menggunakan susu sapi segar untuk lebih menajamkan warna daun. Hindari penggunaan minyak dengan jumlah dan intensitas terlalu sering. Hal ini bisa mengakibatkan daun menguning dikarenakan titik-titik minyak membentuk titik fokus/api ( seperti pada lup atau lensa ) yang mengakibatkan sinar matahari memfokus pada titik yang semakin panas yang dapat menyebabkan daun terbakar.

Demikian tip dan trick yang kami sampaikan, semoga bermanfaat bagi teman-teman penghobiis Anthurium. Apa yang kami sampaikan masih banyak kekurangan di sana-sini dan kami mengharap tambahan atau kritik dari teman-teman yang lebih ahli dalam dunia Anthurium. Harap diperhatikan penanganan dan perawatan Anthurium berbeda untuk masing-masing wilayah dengan ketinggian, suhu dan iklim yang berbeda.

h1

Membuat PC Router pada Windows XP

7 Januari, 2008

Assalamaualakum….

Seperti biasa untuk mengisi waktu, me meluangkan waktu ku untuk membuat ureg-ureg’an di sini, seperti judul di atas yaitu membuat router. Secara singkat Router adalah jembatan di dalam sebuah jaringan komputer

Baca entri selengkapnya »

h1

Perintah Dasar *nix Bagian III

5 Januari, 2008

ntuk sementara ini bagian terakhir :D

kalo nanti ada tambahan lagi pasti dibikini part IV nya itu juga kalo gak males.

gzip
Perintah untuk memperkecil ukuran file dengan cara meng kompres versi GNU. Untuk men zip sebuah directory, terlebih dahulu directory tersebut di satukan dengan tar.

Contoh :

gzip README

akan men zip file README menjadi README.gz

gunzip
Perintah untuk meng unzip file yang telah di zip dengan gzip.
Contoh :

gunzip README.gz

Baca entri selengkapnya »

h1

Perintah Dasar *nix Bagian II

5 Januari, 2008

Lanjutin lageeee.

Biar gak kepanjangan jadi di potong jadi 3 bagian kayaknya

halt
Perintah untuk mematikan komputer pada saat itu juga

shutdown
Perintah ini pada dasar nya sama seperti perintah halt dan reboot.

Option :

shutdown –r (time/now) untuk restart
shutdown –h (time/now) untuk mematikan komputer

Contoh :

shutdown –h now untuk mematikan komputer sekarang juga
shutdown -r now untuk merestart komputer sekarang juga
shutdown –r 5 untuk merestart komputer dalam waktu 5 menit. Biasanya digunakan untuk mengasih kesempatan kepada client untuk save dulu data

Baca entri selengkapnya »